Sabtu, 26 Mei 2012

SENYUM, Pembunuh Penyakit Kardiovaskuler


Senyum merupakan sunnah bagi seorang Muslim. Senyum membawa berlimpah manfaat namun sayang banyak yang menyepelekan bahkan meninggalkannya. Dari sisi ajaran Islam, senyum adalah sedekah artinya ia memiliki kedudukan yang cukup mulia.
Berikut adalah beberapa hasil penelitian tentang manfaat senyum:

1.  Senyum yang ikhlas tanpa paksaan dapat menghindarkan kita dari penyakit kardiovaskuler. Senyum sebanyak 20 kali setiap senyum berdurasi 20 detik dapat menghasilkan endorphin yang berfungsi melebarkan pembuluh darah dan menghambat epinefrin. Tingginya epinefrin akan menimbulkan penyempitan pembuluh darah dan merangsang gerak jantung lebih cepat sehingga dapat menyebabkan darah tinggi (hipertensi)yang berakibat pada  timbulnya stroke.
2.     Menimbulkan efek relaksasi, perasaan bahagia dan menurunkan tingkat stress.
3.    Mencegah timbulnya sembelit (susah buang air besar). Pada pagi hari gerak peristaltik usus masih lambat. Maka senyum kita di pagi hari akan merangsang gerak usus akibat kontraksi otot perut yang ditimbulkan oleh senyum. Akhirnya tekanan intra abdominal meningkat.
4.    Marah atau stress dapat menhilangkan banyak kalium akibat kontraksi otot-otot. Akibatnya si pemarah akan terkena hipokalemia (kadar kalium yang rendah dalam darah) dan dapat berakibat buruk pada system tubuh. Sedangkan orang yang tersenyum akan merileksasikan ototnya sehingga dapat mereduksi pengeluaran kalium. Fungsi kalium itu sendiri adalah meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot dan membantu tekanan darah.

So, mulai sekarang ayo senyum ^_^ 

Senin, 21 Mei 2012

Strawberry Choco Tart

Bahan isi:
225 g cokelat pahit
270 g krim kental
55 g mentega
125 g telur
200 g strawberry, potong tipis

·         Bahan kulit:
175 g mentega
100 g gula bubuk
1 butir telur
250 g tepung terigu
20 g cokelat bubuk

·         Cara membuat:
1.    Isi: tim cokelat, krim dan mentega. Angkat. Tambahkan telur lalu aduk rata.
2.    Kulit: kocok mentega dan gula bubuk hingga lembut. Masukkan telur, aduk hingga rata. Tambahkan terigu dan cokelat bubuk, aduk rata. Simpan adonan dalam lemari pendingin selama 30 menit. Lapisi cetakan pie berdiameter 22 cm dengan adonan hingga rata.
3.    Susun irisan strawberry di dalamnya. Tuangi adonan isi. Ratakan.
4.    Panggang dalam oven dengan suhu 180 derajat celcius selama 30 menit. Angkat. Dinginkan.
5.    Potong-potong sesuai selera. Sajikan dalam keadaan dingin.


Cokelat yang dihasilkan dari biji kakao sudah dikenal sejak tahun 400 SM. Suku Maya dan Aztec membuat minuman cokelat sebagai simol kemakmuran. Cara menyajikannya pun unuk yaitu dengan memegang wadah cairan setinggi dada dan menuangkan ke wadah lain di tanah sehingga membuat busa yang tebal.
Mengkonsumsi cokelat secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Kandungan antioksidannya dapat mengurangi pembentukan radikal bebas dalam tubuh. Bahkan menurut para peneliti cokelat adalah makanan penghilang stress dan membuat bahagia ^_^





KISAH JILBAB HATI

Ada seorang wanita yang dikenal taat beribadah. Ia kadang menjalankan ibadah sunnah. Hanya satu kekurangannya. Ia tak mau berjilbab. Menutup auratnya. Setiap kali ditanya ia hanya tersenyum dan menjawab, “Insyaallah. Yang penting hati dulu yang berjilbab.” Sudah banyak orang yang menanyakannya maupun menasehatinya. Tapi jawabannya tetap sama.
Hingga di suatu malam…

Ia bermimpi sedang di sebuah taman yang sangat indah. Rumputnya sangat hijau, berbagai macam bunga bermekaran. Ia bahkan bisa merasakan segarnya udara dan wanginya bunga. Sebuah sungai yang sangat jernih hingga dasarnya kelihatan, melintas di pinngir taman. Semilir angin pun ia rasakan di sela-sela jarinya. Ia tidak sendiri. Ada beberapa wanita disitu yang terlihat jjuga menikmati keindahan taman. Ia pun menghampiri salah satu wanita. Wajahnya sangat bersih, seakan-akan memancarkan cahaya yang sangat lembut.
“Assalamualaikum, saudariku..”
“Wa alaikumsalam.. Selamat datang, saudariku.”
“Terima kasih. Apakah ini surga?”

Wanita itu tersenyum.
“Tentu saja bukan, saudariku. ini hanyalah tempat menunggu sebelum ke surga.”
“Benarkah? Tak bisa kubayangkan seperti apa indahnya surga jika tempat menunggunya saja sudah seindah ini.”

Wanita itu tersenyum lagi.
“Amalan apa yang bisa membuatmu kemari, saudariku?”
“Aku selalu menjaga waktu sholat dan aku menambahnya dengan ibadah sunnah.”
“Alhamdulillah..”
Tiba-tiba jauh di ujung taman ia melihat sebuah pintu yang sangat indah. Pintu itu terbuka. Dan ia melihat beberapa wanita yang berada di taman mulai memasukinya satu persatu.
“Ayo, kita ikuti mereka.” kata wanita itu sambil setengah berlari.
“Apa di balik pintu itu?” katanya sambil mengikuti wanita itu.
“Tentu saja surga, saudariku” larinya semakin cepat.
“Tunggu…tunggu aku..” ia berlari namun tetap tertinggal.
Wanita itu hanya setengah berlari sambil tersenyum padanya. Ia tetap tak mampu mengejarnya meski ia sudah berlari. Ia lalu berteriak, ” Amalan apa yang telah kau lakukan hingga kau begitu ringan?”
“Sama denganmu, saudariku.” jawab wanita itu sambil tersenyum.
Wanita itu telah mencapai pintu. Sebelah kakinya telah melewati pintu. Sebelum wanita itu melewati pintu sepenuhnya, ia berteriak pada wanita itu, “Amalan apalagi yang kau lakukan yang tidak kulakukan?”
Wanita itu menatapnya dan tersenyum. Lalu berkata, “Apakah kau tak memperhatikan dirimu apa yang membedakan dengan diriku?”
Ia sudah kehabisan napas, tak mampu lagi menjawab.
“Apakah kau mengira Rabbmu akan mengijinkanmu masuk ke surgaNya tanpa jilbab menutup auratmu?”
Tubuh wanita itu telah melewati pintu, tapi tiba-tiba kepalanya mengintip keluar, memandangnya dan berkata, “Sungguh sangat disayangkan amalanmu tak mampu membuatmu mengikutiku memasuki surga ini. Maka kau tak akan pernah mendapatkan surga ini untuk dirimu. Cukuplah surga hanya sampai di hatimu karena niatmu adalah menghijabi hati.”

Ia tertegun..lalu terbangun..beristighfar lalu mengambil air wudhu. Ia tunaikan sholat malam. Menangis dan menyesali perkataannya dulu..berjanji pada Allah sejak saat itu ia akan menutup auratnya.
Ia tertegun..lalu terbangun..beristighfar lalu mengambil air wudhu. Ia tunaikan sholat malam. Menangis dan menyesali perkataannya dulu..berjanji pada Allah sejak saat itu ia akan menutup auratnya.